Assalamualaikum cinta sejati, assalamualaikum pasangan diri ^^
Dalam catatan kali ini hati ingin berbagi apa yang sen dapat dari film “Assalamualaikum Beijing!” yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya bunda Asma Nadia. Alhamdulillah sen sudah nonton dan beli novelnya. Bagi kawan yang belum segera beli dan nonton. Sungguh bertabur inspirasi :)
Dari “Assalamualaikum Beijing!” sen menangkap empat pesan penting.
Yang pertama: SENTUHAN
Dalam novel maupun filmnya, tokoh utama Asma, tidak mau bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram. Karena itu adalah salah satu prinsip seorang muslim yang sayang saat ini banyak diabaikan. Padahal dalam satu hadist Rasul Bersabda:
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani)
Banyak orang meremehkan ini. Padahal tidak ada zina yang tanpa diawali sentuhan kecil. Entah itu rabaan atau remasan.
Dan berbahagialah yang tak mau menyentuh dan disentuh kecuali mahram. Karena itu adalah tanda setia buat dia yang halal nanti. Menyentuh saja tak mau, apalagi berbuat lebih? Bukan begitu Kawan? :)
Kutipan paling menarik untuk bagian ini adalah:
"Cinta itu menjaga, tergesa-gesa itu nafsu belaka"