Berbagilah walau satu rupiah! Bersedekah meski hanya seuntai senyum! Bersedekah, berbagi, dan bahagia ^^
Showing posts with label Janji. Show all posts
Showing posts with label Janji. Show all posts

Hadiah Dari WBT

Visi Hidup dan WBT

Sebelum mengenal Kek Jamil saya telah punya impian menjadi bapak anak-anak yatim. Hal ini tak lepas dari cerita hidup saya yang berjuang sebagai yatim-piatu sejak umur sepuluh tahun. Saya punya tekat berbagi dengan anak-anak yang senasib, agar mereka bisa berjuang melanjutkan hidup dan tak menyerah terhadap takdir.

Pada akhir tahun 2013 lalu saya berkenalan dengan Kakek Jamil Azzaini melalui bukunya yang berjudul “Ya Tuhan, Inilah Proposal Hidupku”. Setelah membaca buku itu, visi hidup saya semakin jelas. Dalam buku itu saya menuliskan menjadi Bapak 1000 yatim. Kenapa seribu? Karena menurut ukuran saya saat itu, jumlah 1000 adalah yang paling realistis dan butuh perjuangan berat untuk mencapainya.

Kemarin saya mengikuti training WBT. Di acara yang hebat itu, saya mendapatkan keyakinan baru. Ternyata 1000 itu tak terlalu banyak. insyaAllah saya bisa berbuat lebih dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan teman-teman hebat yang berkumpul di WBT.

Untuk itu, dalam deklarasi visi hidup, saya suarakan dengan lantang bahwa insyaAllah pada usia 63 tahun saya bisa menginspirasi satu juta anak yatim dan 1000 di antaranya menjadi anak asuh saya. Mohon doanya Kawan ^__^

Seanggun Mawar



Semalam kau datang membawa tangis
Mengaku hati sakit teriris
Tentang dia yang berpaling ke seorang gadis
Melupakan janji yang dulunya manis

Saat itu aku tertawa geli
Bukan kejam tak peduli
Namun dari dulu sudah aku nasehati
Agar tidak bermain dengan hati

Lelaki sejati itu berani menghadap ayahmu
Bukan bergombal ria di inboxmu
Atau mengarungi cinta bermandikan nafsu
Yang kata-katanya manis seperti madu
Padahal di hatinya, ada nafsu yang memburu

Jika dia berani maksiati Tuhannya
Menghianatimu bukanlah apa-apa
Jika dia padamu berani menggoda
Pada wanita lain tentu juga bisa

Ukhti, jadilah mawar anggun nan indah
Yang berduri tak mudah disentuh
Untuk pengeran yang berani berjuang peluh
Datang dengan hati dan cinta yang utuh
Menghadap wali dengan tekad yang penuh

Ukhti, belajarlah dari masa lalu.
Kembalilah pada jalan Tuhanmu
Menyesallah dengan sepenuh qalbu
Dan mulailah lembaran baru

Kemudian berjanjilah tak akan mengulangi. Bukan padaku. Tapi pada Dzat yang menciptakanmu!

Doa Dalam Sepi

Saat ini aku ingin menyapa
Seperti dulu saat kita bersama
Tapi, aku tahu ini sangat bahaya
Untuk hati yang sama-sama dijaga

Oh iya, terimakasih telah mengerti
Sejak Sajak itu tak ada cakap lagi
Mungkin memang hati satu frekuensi
Seakan sepakat saling menjauhi
Tentu agar rasa ini tetap suci

Biarkan waktu yang akan menjawab rasa ini
Dalam doa yang terpanjat di malam sepi
Saat manusia terbuai mimpi
Dua hati bangun menghadap Ilahi
Saling mendoakan sepenuh hati

***

Kawan, sudah tahu akan sakit hati, masih saja diulangi.
Sekarang aku tak bisa bantu lagi, hanya doa beriring sepi.

Saat menjalani masa yang "indah" itu, seakan dunia hanya milikmu dan dirinya. Saat ia berpaling dan memilih yang lain, kecewa seakan tak ada wanita yang lain.

Sebenarnya kaulah yang membuat hatimu hancur, sejak pertama bermain dengan cinta berhias nafsu.

Tapi, masih ada kesempatan. Berjanjilah tak akan mengulangi. Bukan padaku tapi pada Dzat yang menciptakanmu.


Kemarin Penuh Kenangan

Kemarin adalah hari penutupan Indonesia Book Fair 2013 di Istora Senayan GBK. Alhamdulillah saya sempat hadir di hari terakhir itu dan juga mengikuti talkshow bersama Ahmad Fuadi pengarang Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, dan Rantau 1 Muara yang semuanya adalah novel bests seller. Satu pesan yang selalu beliau ulang dalam acara itu adalah jangan pernah remehkan impian Anda setinggi dan sebesar apapun itu. Karena Allah pun tak pernah meremehkan impian itu. Kemudian bela dan perjuangkan impian itu dengan tiga mantra, man jadda wajada (kerja keras), Man shabaro zhofira (kesabaran), man saara ala darbihi washala (konsisten).

Kemarin saya turut melaporkan acara itu secara live melalui twitter. Siapa yang ingin tahu fakta-fakta terbaru dan menarik dari trilogi karya Ahmad Fuadi itu, bisa mengikuti twitter saya dan mengecek Time line-nya. (Maaf ini bukan promo tersebulung tapi terang-terangan, hehe)

Kemarin adalah hari pahlawan. Kawan, apa definisimu tentang pahlawan? Jika pahlawan adalah orang yang mengangkat bambu runcing bertempur melawan penjajah maka tak ada kesempatan bagi orang di zaman ini untuk menjadi pahlawan. Untuk itu, bagi mereka yang mampu “menyederhanakan” makna pahlawan dan mengaplikasikan dalam hidupnya, insyaAllah bisa menjadi pahlawan seumur hidup.

Kemarin adalah hari yang paling saya tunggu sejak dua bulan lalu. Semoga hari ini Allah memberi hati kesiapan untuk menerima kabar baik maupun buruknya.

Kemarin ada satu peristiwa yang begitu menakjubkan dalam hidup saya. Masih tentang keajaiban berbagi. Mungkin dalam kesempatan lain insyaAllah hati akan berbagi. Kawan, peristiwa itu sampai membuat tubuh saya gemetar mengucap syukur.

Kemarin adalah hari yang telah berlalu, hari ini adalah masamu. Jika kemarin kau sedang terpuruk maka saatnya untuk move on membuka lembaran baru. Kecewa, sakit, galau, adalah masa lalu yang harus di tinggalkan. Semua itu adalah masa lalu yang harus dirubah. Hari ini adalah saatnya untuk move on.

Kemarin adalah hari yang takan terulang, belajarlah darinya untuk menghargai hari ini. Agar, andai esok diri masih bernyawa, tak ada sesal menyelimuti dada karena hari telah menjadi kemarin.

Singkatnya Kawan, kemarin adalah hari ini yang telah berlalu..

Berani Melamar 2

Kemarin kita berjumpa lagi
Tak ada saling sapa
Tak ada saling tatap
Dingin
***
Cinta adalah materi yang takan pernah habis untuk dibahas. Tak terhitung buku, novel, komik, atau catatan sederhana yang hadir karena cinta. Entah berakhir bahagia atau penuh luka, cinta selalu menarik untuk dibicarakan, dicatat, dan dirayakan.

Tenang Kawan, ini murni tentang melamar dia, bukan melamar menjadi publisher seperti catatan pertama, ^^ .

Tema Terhangat

Akhir-akhir ini topik yang selalu terulang dalam pembicaraan saya adalah Menikah. Entah bersama teman, guru, ustad, bahkan bapak-bapak yang baru kenal selalu berujung pada pernikahan. Apalagi kalau menelpon ke rumah, topik itu selalu menjadi yang terhangat.

Saat bicara bisnis, bumbunya pasti nikah. Bicara makanan, ujung-ujungnya nikah. Bahkan bicara dalil, tak terasa berakhir dengan nikah. Saya selalu heran bagaimana semua ini bisa terjadi? Ataukah ini pertanda bahwa waktunya telah tiba? Saya pun masih ragu.

Ya Allah, Inilah Proposal Hidupku

Dia Senyum Syukur adalah masterpiece, sangat spesial karena berbeda dengan siapapun dimuka bumi ini. Terlahir dan besar di propinsi ke 32, Gorontalo 23 tahun yang lalu. Setelah SMA bertualang ke Sukabumi selama dua tahun, Makassar setahun, Batam enam bulan, juga pernah dua bulan di Malaysia dan beberapa hari di Thailand.

Alhamdulillah Allah mendidik kemandiriannya sejak kecil. Umur setahun ibunya telah wafat dan sembilan tahun kemudian ayahnya ikut menyusul. Meskipun begitu sejak kecil dia hidup dalam kebahagian, insyaAllah. Karena di sisinya ada dua kakak yang selalu melindungi dan berbagi, seorang ibu susu yang menyayangi sepenuh hati, juga ibu angkat yang tak pernah lupa memotivasi agar dekat dan meminta pada Ilahi. Mereka adalah orang-orang yang paling berharga dalam hidup dan kehidupannya saat ini.

Ketika SD dia sering juara kelas, di SMP masuk sekolah unggulan di kotanya, SMA pun demikian. Alhamdulillah sejak SMP dia selalu mendapat beasiswa. Entah itu sebagai anak yang berprestasi atau kerena lemah ekonomi.

Berani Melamar

Mungkin sudah tiba waktunya bicara
Menyapa wali yang jauh di sana
Menghalalkan hubungan asmara
Agar cinta tumbuh berpahala
Mungkin ini saatnya untuk melamar
Membawa hati yang dipenuhi debar
Meresmikan cinta yang selalu bergetar
Antara dua hati yang terpencar
Debar-debar cinta kini telah membuncah
Menemani hati yang kian gundah
Hanya doa terpanjat dalam pasrah
Agar semua berjalan dengan mudah

Bukan Tak Cinta

Jika aku tak mau bercakap denganmu saat ini
Bukan berarti tak ada cinta di hati
Tunggulah sampai tiba waktu yang di nanti
Saat agama telah merestui
Tidak ada yang bisa menghalangi
Dan kita akan bercakap tanpa henti
Dari janji sampai mati
Abaikan pusisi di atas. Saya akan membahas sesuatu yang lebih penting. Sesuatu yang telah lama di pendam. Tentang cinta dan pembuktian.

Sebuah Asa

Jika gagal menyapa, katakan pada diri: "benar aku telah gagal, tapi apakah aku harus menyerah?!"

Mahameru..

itu gunung tertinggi di pulau Jawa..

kawan, 17 Agustus tepat, aku melihatnya meskipun dari kejahuan..

Tinggi sekali kawan.. setinggi semangat para pendaki..

yang tak pernah menyerah, meskipun raga terkapar lelah

yang tak pernah berhenti, hingga impian bisa tercapai

sederhana, layaknya rumus #5cM


5 cM
Apapun impian kamu, letakkan ia #5cM di depan kening kamu
jangan sampai menempel, biarkan ia tetap mengambang #5cM
kemudian yang kau butuhkan setelah itu adalah..

Hanya kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya..
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya..
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya..
leher yang lebih sering melihat ke atas..
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja..
dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya..
serta mulut yang akan selalu berdoa..
Jika begitu maka kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang punya mimpi, keyakinan dan cita-cita bukan sekedar daging yang punya nama. sebagai orang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya. bukan yang biasa-biasa saja tanpa tujuan, ikut arus, dan kalah oleh keadaan. tapi seorang yg percaya akan keajaiban mimpi, cita-cita, dan keajaiban keyakinan..
Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya.. karena kamu hanya harus mempercayainya..
percaya pada #5cM di depan kening kamu!


Semangat 2 M 2 T!

Kawan, jangan pernah menyerah menggapai mimpi..

karena pemenang takan pernah menyerah sebab yang menyerah takan pernah menang..

memang jika terus berjuang tak ada jaminan kau akan menang, tapi..

tapi.. jika menyerah kau pasti kalah

Camkan, jika menyerah sekarang mungkin saja kau akan menyesal selamanya!

kawan, saat kegagalan datang menyapa diri, yakinkan dalam hati..

yakinkan dalam hati: "benar aku telah gagal, tapi apakah aku harus menyerah?!"

salam semangat dari kami | #2T2M Bisa diraih, insyaAllah :D
Kumpulan Twit 17 Agustus 2013
Malang, malam hari.



Harapan dan Cinta

Rindu dan harapan bukanlah tercela | hanya jgn sampai merusak indahnya #CintaMulia 
Bolehkah menyatakan kerinduan? Perasaan kepada seseorang?

Lingkaran Hijau

Lingkaran Hijau, bentukmu kecil tapi  banyak hati telah "tersesat" karenamu.

***

Sebuah Janji


Haha, rasanya saya ingin tertawa, betapa bahagianya hati ini.

Benar, saat kau bahagia semua akan terasa  indah. Sederhana.

Cukup lama kita menunggu, dan waktu itu akan tiba.

Tangal 14 juli, waktu yang ku nanti untuk berjumpa denganmu.

Dimana?
Tentu saja di kotamu.  Tunggu aku ya.. :D

#إن شاء الله

Masih Tentang Cinta

Telah aku putuskan untuk melupakanmu. Janji.
Memang sulit, memang berat, tapi itulah bukti cintaku padamu, dan padaNya.

Mungkin kita belum pernah saling mengungkapkan rasa cinta ini. Namun rasanya, isyarat-isyarat itu tak pernah berdusta. Setidaknya itulah yang aku yakini.