Berbagilah walau satu rupiah! Bersedekah meski hanya seuntai senyum! Bersedekah, berbagi, dan bahagia ^^

Perasaan dan Perasaan

Sejak pekan lalu saya selalu berurusan dengan perasaan. Bukan perasaan sendiri, tapi follower twitter yang lagi galau dengan perasaannya. Ada yang patah hati, dihianati, atau sekedar menyimpan rasa dan mengagumi.

Ternyata urusan perasaan tak semudah yang dipikirkan. Banyak dari mereka yang tahu harus berbuat apa, namun perasaan selalu menjadi penghalang. Dia tahu harus mengakhiri hubungan, tapi meski dihianati berkali-kali hati tetap memilih bertahan.

Bahkan di antara mereka ada yang bingung dengan perasaannya. Di putusin nangis, tapi tak mau jika hubungan itu berakhir. Ada juga yang terganggu dengan telepon mantannya, tapi jika si mantan tak menelpon dia jadi kangen. Aneh bukan?


Berdasarkan pengalaman di atas saya menyimpulkan bahwa saat curhat, lebih banyak orang suka mendengar jawaban yang diinginkan dari pada yang dibutuhkan. Juga, terkadang hanya ingin pembenaran bukan kebenaran dan ingin dimengerti bukan cari solusi.

Tapi dari pengalaman itu pula, saya tambah yakin bahwa pacaran itu hanya main-main, coba-coba, dan lebih banyak membuahkan luka. Akhirnya yang selalu menjadi korban adalah pihak wanita. Habis manis sepah dibuang.

Nah, bagi kawan yang ingin berbagi perasaan atau sekedar tanya-tanya, bisa follow twitter saya @SenyumSyukur. Jika terlalu pribadi, bisa invite pin ini 51DC3C10.

Tentu tidak semua pertanyaan bisa dijawab. Ilmu dan waktu yang saya miliki masih sangatlah kurang. Tapi semaksimal mungkin akan dijawab. Paling tidak dengan jawaban setengah ilmu, “maaf saya tidak tahu :)”

Akhirnya, untuk kawan yang belum siap nikah, maka perasaan adalah perasaan. Di ungkapkan atau tidak, dia tetap perasaan. Tak perlu diumbar, dipamer, atau dikatakan. Diamlah menanti dalam taat. Semoga Allah kirimkan dia yang tepat di waktu yang tepat pula ^^



Pasar Minggu 221114

Alhamdulillah ibu kosnya baik
Uang kost ga naik

Semoga bapaknya juga begitu #eh ^^



Share This Article


5 comments:

  1. Wah.. kalau pacar saya sih oke banget mas #eh
    Hehe.. kalau yang sudah menikah curhat soal mengatur keuangan saja boleh mas? :D

    ReplyDelete
  2. Setuju banget. Biasanya responden curhat hanya ingin didengar, bukan diberikan solusi. Pembenaranlah yg akan menjadi obat bagi mereka. Nice blog kak. Saling follow blognya denganku yuk :) http://duniajilbabindonesia.blogspot.com . Trims. Salam :)

    ReplyDelete
  3. "perasaan adalah perasaan. Di ungkapkan atau tidak, dia tetap perasaan. Tak perlu diumbar, dipamer, atau dikatakan. Diamlah menanti dalam taat. Semoga Allah kirimkan dia yang tepat di waktu yang tepat pula " kata ini keren banget kak :)

    ReplyDelete
  4. Aisyah juga lebih sering dicurhatin daripada curhat, kalaupun curhat, kadang malu sama temen jadinya dipendam sendiri atau minta nasihat sama ummi..

    ReplyDelete