Berbagilah walau satu rupiah! Bersedekah meski hanya seuntai senyum! Bersedekah, berbagi, dan bahagia ^^

Hijrah Cinta

Hari ini satu Muharram 1436 Hijriah. Hampir semua orang berlomba-lomba membahas tentang hijrah. Katanya ini momen terbaik untuk hijrah dari kehidupan lama ke hidup yang lebih baru. Hidup penuh semangat dan motivasi. Hidup yang penuh manfaat buat diri dan orang lain.

Tapi, pada catatan kali ini ijinkan saya bercerita tentang hijrah cinta. Khusus untuk mereka yang sulit move on, patah hati, atau terlanjur berharap lebih. Sungguh, banyak mata yang tak bisa terpejam di malam hari karena virus ini. Ada ribuan hati yang tertawan setelah bercengkrama dengan pernak-pernik cinta. Juga tak terhitung jutaan jiwa yang kehilangan semangat hidup sebab bermain dengan rasa yang seharusnya menjadi nikmat.

Cinta yang Sial

Hari Sial --> Suatu malam, karena satu dan lain hal, saya dan seorang teman terkunci di luar kontrakan. Akibatnya kami tak bisa masuk padahal malam semakin larut. Setelah berunding, akhirnya saya memilih kembali ke kosan baru. Sedangkan teman, dia memutuskan menunggu teman lainnya yang membawa kunci.

Sayang, teman yang ditunggu tak kunjung datang. Akhirnya dia tidur di tangga depan kontrakan berteman nyamuk, bising, dan udara yang dingin. Tentu kejadian ini melahirkan dongkol dalam hati. Membuat diri merasa sial dan bertanya-tanya, mengapa harus begini?

Beruntung, sebelum rasa dongkol menyelimuti hati, Allah kirimkan “tamu” untuk ingatkan diri. Sepasang suami istri beserta seorang anak yang “mesra” memulung, mengais sampah untuk bertahan hidup.

Jangan Main Hati

Di taman hati, terlihat hati sedang sibuk bermain
Berkutat handphone butut mengirim “pesan hati”
Kepada pemilik hati, di taman hati lainnya

Di taman hati,
Tiba-tiba handphone berdering menggetarkan hati
Pemilik hati tersenyum menawan hati
Bukan karena isi pesan, tapi pengirim dari hati
Padahal pemilik hati tak sadari
“Pesan hati” itu dikirim ke banyak hati
Yang semuanya berpikiran seperti pemilik hati
Andaikan pemilik hati sadari
Niscaya hatinya akan kecewa meratapi
Merasa dikhianati