Berbagilah walau satu rupiah! Bersedekah meski hanya seuntai senyum! Bersedekah, berbagi, dan bahagia ^^

Sebuah Fakta

Banyak orang menganggap Iran adalah negara yang berani menentang Amerika. Benar, mulut dan lidahnya memang sadis menyerang Amerika tapi pernahkah semua itu terbukti? Pernahkah Amerika takut dengan ancaman Iran?

Terlalu aneh, jika Irak yang belum terbukti memiliki nuklir telah di serang Amerika, kenapa Iran yang benar-benar memilikinya tak pernah di anggap sebagai ancaman?!

Ada apa di balik semua ini?

Kemarin saya membaca status seorang Ustad. Dengan senang hati saya bagikan status itu di blog ini.
Mari kita bebaskan akal kita dari makar terbesar, dan kita melihat semua permasalahan secara proporsional :
1. Mengapa tak satupun orang syiah yang berada di Guantanamo?
2. Mengapa negara barat tidak mencantumkan kelompok-kelompok syiah dalam deretan kelompok teroris? ... dan mengapa pula mereka tidak membombardir dengan pesawat-pesawat tanpa awak buatan amerika yang dipakai untuk menyerang para Mujahid Ahlussunnah?
3. Apakah sebenarnya peranan Hizbullah di bagian selatan Lebanon? Mengapa mereka (negara2 barat) tidak menyerangnya dengan pesawat tanpa awak amerika kalau memang betul bahwa mereka adalah musuh bebuyutan amerika dan israel?
4. Mengapa mereka menyerang jamaah Anshar Asy Syariah dengan pesawat tanpa awak itu dan tidak menyerang orang syiah hutsiyyun, padahal keduanya sama2 berada di Yaman?
5. Mengapa perancis selalu menghalangi dimasukkannya hizbullah ke dalam deretan kelompok2 teroris?
6. Mengapa negara2 barat tidak pernah membiarkan sedikitpun dari percontohan penegakan hukum Islam Ahlussunnah dalam satu negara dari Afganistan sampai Somalia bahkan di Male, Yaman dan yg lainnya.... dan sebaliknya justru membiarkan negara syiah Iran menjadi negara terkuat di antara negara2 teluk.
7. Mengapa orang syiah dibiarkan melaksanakan misinya di Afrika tapi ormas dan yayasan As Sunnah dilarang?
Mari Berhenti dan merenunglah sejenak.

Dr. Majdi Ar Rib'iy yang merupakan seorang pakar sejarah mengatakan :" saya telah menghabiskan umur saya selama 10 tahun bersama syiah... saya mempelajari sejarah mereka, mengkaji metode periwayatan dan para perawi terkemuka mereka, begitu juga perhelatannya dengan Ahlussunnah wal Jamaah. Dan hal itu terjadi ketika saya melakukan perjalanan ilmiah yang dengannya saya memperoleh gelar magister dan doktor dalam sejarah syiah yang lebih terfokus di Irak dan Iran.
Dan saya sempat tercengang ketika mendapatkan(doktrin) syiah bathiniyah yang menghalalkan darah kaum muslimin. Dan mereka telah menyebarkan paham syiah dengan pedang dan api hingga mereka bisa memaksa penduduk Iran untuk memeluk agama syiah. Dan mereka telah memaksan jutaan ahlussunnah wal Jamaah untuk masuk ke dalam madzhab (baca; agama) syiah. Sampai2 para ahli sejarah menghitung jumlah korban yang dibantai oleh kelompok ash shofawiyah (salah satu sekte syiah) dari kaum muslimin sampai jutaan jiwa, yang mereka penggal dengan pedang melalui tangan orang2 rafidhoh, sehingga berubalah iran yang awalnya negara Ahlussunnah menjadi negara Majusi ar Rofidhoh... bahkan dalam rentetan sejarah yang paling menyulitkan, mereka menggalang kerjasama dengan yahudi dan nasrani untuk menyerang Ahlussunnah wal Jamaah. Hal inilah yang menghentikan penaklukan2 Utsmniyyun di eropa setelah menaklukkan bagian timur eropa yang kemudian mampu memasuki pertengahan eropa, bahkan sampai pengepungan Vina.... akan tetapi serangan2 syiah ash shofawiyah dari belakang memaksa al Utsmaniyun menghentikan pengepungam vina dan kembali lagi untuk mempertahankan negara timur dan menghilangkan mimpi untuk menaklukkan eropa beserta masuknya penduduknya ke dalam Islam... Hal ini yang mendorong salah seorang tokoh sejarah dari barat mengatakan : " seandainya bukan karena pengkhianatan yang dilakukan syiah as shofawiyah terhadap khilafah Utsmaniyah dan penyerangannya dari belakang, maka niscaya Utsmaniyun akan menguasai seluruh eropa dan eropa akan menjadi sebuah benua Islam".
Dan di antara peristiwa yang lama saya pikirkan dan hampir saya tidak percaya bahwa seorang manusia bisa melakukannya apatah lagi kalau dia mengaku Islam, apa yang telah dilakukan oleh syiah qaramitah (salah satu sekte al bathiniyah) di Baitullah haram pada tahun 317 H, pada hari tarwiyah, di mana mereka menyerang jemaah haji dan membunuh lebih dari 30.000 jiwa, mereka juga menghancurkan kubah zam-zam, merusak pintu ka'bah, menghilangkan kiswahnya, memenggal setiap jemaah haji yang bergelantungan di sitar ka'bah, menguburkan mayat kaum muslimin di sumur zam-zam, kemudian mereka mencungkil Hajar Aswad dari tempatnya lalu membawanya ke tempat mereka(batu tersebut mereka simpan sekitar 18 tahun)...! Mereka betul-betul sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah tentang syiah bathiniyah bahwasanya mereka lebih kafir dari pada yahudi dan nasrani.... dan memerangi mereka lebih wajib dari pada memerangi orang kafir karena mereka masuk dalam hukum orang-oramg yang murtad..

Dan pada hari ini setelah kita melihat apa yang terjadi di suriah yang berupa penyembahan terhadap al asad, beserta pembunuhan dan penyembalihan orang2 Ahlussunnah dalam rentetan dekade2 penyembelihan yang orang Yahudi dan tartarpun tidak pernah melakukannya, termasuk penghancuran mesjid-mesjid dan mengotorinya, membuat saya yakin bahwa basshar al asad dan syiah nusairuyah alawiyahnya adalah keturunan bathiniyah dan qaramithah tersebut. Dan sungguh benar firman Tuhanku"anak itu adalah bagian dari sebahagian yang lain"..... dan seolah sejarah terulang kembali !!!!!
Ditulis oleh Dr. Majdi Ar Rib'iy. Seorang pakar sejarah.
Diserukan untuk menyebarkan maklumat ini untuk menyingkap makar orang kafir terhadap Ahlussunnah.
Semoga bermanfaat!


Share This Article


6 comments:

  1. Saya jadi mulai merenungkan sob

    ReplyDelete
  2. dahsyat sekali kekejian Syiah, pantas saja klo AS "memelihara" anak singa spt Iran.

    ReplyDelete
  3. Saya juga pernah dengar dari seorang ustad bahwa Amerika itu gak akan pernah menyerang Iran karena mereka itu Syiah, Amerika hanya memerangi negara2 islam. Bagi Amerika, Syiah itu sama dengan mereka

    ReplyDelete
  4. Sebuah fakta, alias sebuah kenyataan, sebuah realitas kehidupan. Luar biasa mas posting nya :)

    ReplyDelete
  5. Innalillahi, semoga kita terhindar dari kesesatan & tetap dijalan-Nya.

    ReplyDelete