Berbagilah walau satu rupiah! Bersedekah meski hanya seuntai senyum! Bersedekah, berbagi, dan bahagia ^^

Yakinkan Aku!

Bertahun lisan tak pernah bercakap
Andai-pun pernah mungkin hanya dalam balutan teknologi

Bertahun mata tak pernah bertatap
Bila-pun pernah mungkin lewat foto usang yang terpajang

Bertahun kita tak saling melempar senyum
Jika-pun pernah mungkin pada langit-langit kamar saat rindu menyelimuti malam

Bertahun hati bertanya ragu
Apakah perasaan itu masih seperti dulu?
Ataukah kian membara bertabur rindu?
Atau, malah hilang tertutup debu?

Akhirnya, pertemuan akan selalu menjadi misteri
Siapa, kapan, dan di mana adalah tanya yang terus terpatri
Membuat tangan-tangan menengadah rapi
Memohon pertemuan dua hati


Mungkin sudah tiba waktunya bicara
Menyapa wali yang jauh di sana
Menghalalkan hubungan asmara
Agar cinta tumbuh berpahala

Mungkin ini saatnya untuk melamar
Membawa hati yang dipenuhi debar
Meresmikan cinta yang selalu bergetar
Antara dua hati yang terpencar

Debar-debar cinta kini telah membuncah
Menemani hati yang kian gundah
Hanya doa terpanjat pasrah
Agar semua berjalan mudah

Bertahun hati bertanya ragu
Apakah perasaan itu masih seperti dulu?
Ataukah kian membara berhias rindu?
Atau, malah hilang terhapus waktu?
=_= | yakinkan aku!

#dilarang senyum-senyum sendiri ^^


Share This Article


15 comments:

  1. sungguh menyentuh puisinya,,,

    mantaaab

    ReplyDelete
  2. lanjuuuuutkaaaan.... #Chayoooo

    ReplyDelete
  3. Ayo lamar, ayo jemput, ayo halalkan ;)

    ReplyDelete
  4. ini fiksi apa fakta?
    klo fakta jangan ragu2, lebih cepat lebih baik...

    ReplyDelete
    Replies
    1. temukan jawabannya sabtu depan insyaAllah..
      hehe

      Delete
  5. yakinkan aku tuhan dia bukan milikku, dan biar kan waktu yang menghapus nya hehe malah nyanyi saya. Muup ea mas ^^

    ReplyDelete
  6. udahlah mas.. langusng aja sapa walinya.. yakin aja kalau rasa itu memang tetap sama :)

    ReplyDelete
  7. hahahaa..rindu dan cinta yang bertepuk sebelah tangan .

    ReplyDelete
  8. ah aku tak mau mesem , takut ganggu yang lagi kasmaran :)

    ReplyDelete
  9. nggak usah lama lama mas.. ntr keburu di ambil orang lho.. yuk saya temenin deh... hehehehe

    ReplyDelete
  10. Lanjutkan menulis puisi keg gni
    mntap mas
    Idzin Follow blog-nya mas
    Dtunggu Follow-back@

    ReplyDelete
  11. waduh yg lagi merindu seperti ini hehehe ^^

    ReplyDelete